MITOS GEN-Z ANTI ALKOHOL ? BENAR ATAU TIDAK ?
← Back to Blog
October 14, 2026·2 min read·City of Drinks

MITOS GEN-Z ANTI ALKOHOL ? BENAR ATAU TIDAK ?

Mitos Gen-Z Anti Alkohol, Benarkah Mereka Berhenti Minum, atau Hanya Berubah Selera?

Banyak laporan tren dan statistik belakangan ini yang menyudutkan Generasi Z dengan sebuah label baru. Generasi yang paling anti dengan alkohol. Anggapan ini muncul karena data menunjukkan penurunan angka konsumsi alkohol tradisional di kalangan anak muda dibandingkan generasi-generasi sebelumnya.

Namun, klaim bahwa Gen-Z anti alkohol sebenarnya adalah sebuah mitos besar yang keliru. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa mereka tidak sepenuhnya meninggalkan alkohol, melainkan sedang mendefinisikan ulang budaya minum itu sendiri. Lalu fenomena apa saja yang membuat Mitos Gen-z menjadi anti alkohol ?

1. Lebih Menyukai Minuman Alkohol Ringan

Alasan utama mengapa Gen-Z kerap disalahpahami sebagai kelompok anti alkohol bermula dari pergeseran drastis dalam kebiasaan minum mereka. Jika generasi sebelumnya memiliki kecenderungan untuk mencari minuman yang strong dengan kadar alkohol tinggi (ABV) demi efek mabuk instan, Gen-Z justru sebaliknya. Mereka lebih menyukai minuman yang ringan, menyegarkan, dan santai.

perubahan dari hard liquor ke minuman beralkohol rendah inilah yang sering disalahartikan oleh pasar sebagai penolakan total terhadap alkohol, padahal mereka hanya sekadar merespons alkohol dengan cara yang lebih mindful.

2. Mencari Experience Bukan Validasi

Bagi Gen-Z, aktivitas minum adalah tentang mencari pengalaman dan membangun suasana, bukan lagi soal mencari validasi sosial sampai mabuk parah. Budaya binge-drinking atau berkompetisi siapa yang paling tahan banting meminum alkohol murni perlahan ditinggalkan.

Generasi ini jauh lebih menghargai momen di mana mereka bisa tipsy atau sedikit melayang sambil tetap sadar, bisa mengobrol lancar, dan have fun bersama teman-teman, dibandingkan harus berakhir dengan blackout atau mabuk mati yang berujung pada hilangnya kendali diri.

3. Produk Favorit Alkohol

Pergeseran selera ini secara langsung memengaruhi tren produk di pasaran, di mana Gen-Z lebih meminati minuman berjenis hard seltzer dan varian minuman beralkohol dengan rasa-rasa buah yang manis. Produk-produk yang menawarkan flavor unik, kemasan estetik, serta kalori yang lebih rendah ini jauh lebih laku keras dibandingkan minuman keras orisinal yang cenderung pahit dan berat.

Minuman berasa ini dianggap lebih bersahabat, mudah dinikmati, dan cocok dengan lidah mereka yang mencari kesegaran alih-alih sensasi terbakar di tenggorokan.

Pada akhirnya, perubahan selera ini terjadi karena Gen-Z telah menempatkan alkohol sebagai bagian dari daily lifestyle atau gaya hidup kasual sehari-hari, bukan sekadar ritual khusus akhir pekan yang harus dirayakan secara ekstrem. Minum alkohol kini menjadi teman untuk bersantai sepulang kerja, teman mengobrol di kafe, atau sekadar pendamping saat piknik sore. Karena fungsinya telah bergeser menjadi pendamping rutinitas harian yang santai

Special Offer

Promo Spesial

Kunjungi Sekarang

Interested in trying? Discover our collection now!

Explore Our Premium Beverage Collection

City of Drinks – BSD

Ruko Aniva Junction

Ruko Aniva Junction, Blok FA No.25, Kec. Tangerang, Kab. Tangerang, Banten 15336

City of Drinks – Kelapa Dua

Ruko Vienna, Paramount Glaze

Paramount Glaze, Ruko Vienna, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong, Kec. Kelapa Dua, Kab. Tangerang, Banten 15810

City of Drinks – Greenlake

Ruko Sentra Niaga

Ruko Sentra Niaga, Jl. Green Lake City Boulevard 15, RT.6/RW.8, Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11750

Click outside to close